SMAN 1 DUSUN TENGAH ; PACU PRESTASI TANPA LELAH

P BUDI

Kalimantan Tengah – Menyadari dari sisi geografis, SMAN 1 Ampah, Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, bukan sekolah yang terletak di kota yang notabene mayoritas siswanya akrab dengan Iptek, maka Kepala Sekolah SMAN 1 Ampah-Dusun Tengah (atau yang lebih biasa disingkat “SMANSA DUTA”) Budi Santosa SPd, mengarahkan mereka lebih berprestasi ke bidang lain.

“Kalau berkompetisi di bidang Sains atau Matematika, secara kuantitas kita kalah dengan sekolah yang ada di perkotaan. Untuk itu saya selalu motivasi anak-anak, supaya mereka menyadari skill atau talent-nya dan berprestasi di bidangnya. Alhamdulillah, beberapa tahun belakangan ini kami berhasil menyabet prestasi di level provinsi bahkan sampai tingkat nasional. Seperti lomba jurnalistik sekolah, atletik, dan lain-lain,” kata mantan Wakasek Kesiswaan yang dikenal dekat dengan siswa almamater bahkan hingga alumni tersebut.

Budi juga yang mempelopori korps jurnalis sekolah Wall Magazine Student atau WMS, di mana para siswa yang menjadi pengelola majalah dinding sekolah dibekali dengan ketrampilan jurnalistik dan kode etiknya dalam menjalankan tugas. Para kru majalah sekolah ini, dilengkapi pula dengan atribut dan perlengkapan yang menunjang seperti rompi, ID Card dan kamera digital. Mereka biasa meliput kejadian di sekitar sekolah maupun tempat tinggalnya.

Dan beberapa bulan yang lalu, SMAN 1 Ampah-Dusun Tengah juga mengirimkan beberapa siswanya sebagai delegasi dalam Parlemen Remaja yang berlaga di Jakarta. “Atas kepercayaan ini, saya juga ingin menyampaikan terima kasih untuk Bapak Ariantho S Muller ST MT yang duduk di DPRD Barito Timur yang sudah mensupport, mencarikan jalan bagi kami untuk dapat berangkat mewakili Kabupaten Barito Timur. Juga terlebih lagi pada Bupati Barito Timur, Bapak Ampera AY Mebas SE, yang juga sudah memberikan dukungan finansial cukup besar pada para delegasi kami. Ini adalah bentuk sinergi positif yang juga sebagai fondasi membangun Barito Timur ke depan, di bidang pendidikan, bukan hanya kepentingan SMAN 1 Dusun Tengah, tapi juga bagi sekolah lain,” papar pria yang juga mempelopori kegiatan pengelolaan website bagi para siswa, guru, maupun masyarakat umum di lingungan sekitar sekolah dalam program Melek Internet ini.

Beberapa siswa maupun guru di SMAN 1 Dusun Tengah, belakangan memang menjadi sorotan di tingkat lokal berkat prestasinya. Antara lain; beberapa siswa kelas X yang tergabung dalam grup band akustik, masuk di final kejuaraan lomba musik akustik tingkat provinsi di Palangka Raya, juga Ngatirin SPd alias Ki Wowos Sebandono Karyo Semito yang berhasil terjaring dalam 10 Besar Dalang Muda Nusantara.

Sementara satu rancangan Budi selain pembangunan taman hijau berformat futuristik di sekolah, adalah penghidupan sanggar kesenian tradisional (Dayak) di sekolah. “Saya lihat, sanggar-sanggar yang ada, kebanyakan anggotanya merupakan siswa di sini. Sering memperoleh prestasi lagi. Jadi, kenapa tidak kita bikin –misalnya- Sanggar Tari Tradisional SMANSA DUTA-kah, Sekolah Takam (Sekolah Kita)-lah atau apa namanya, yang dikelola sekolah ini? Karena kita juga ingin, kebudayaan lokal diangkat dan menjadi salah satu aset andalan kita juga,” papar lelaki yang pernah menjuarai olimpiade sains untuk guru tingkat nasional ini. (Iwan Prasetya)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s